contoh dalam suatu frasa:
> happy person (= orang yang bahagia).
Penjelasan: person adalah kata benda. Bagaimanan kondisi person? bahagia.
Makara kata happy menjelaskan kondisi person.
Penjelasan: person adalah kata benda. Bagaimanan kondisi person? bahagia.
Makara kata happy menjelaskan kondisi person.
> sad father (= ayah yang sedih).
Penjelasan: ayah yaitu kata benda. Bagaimana kondisi ayah? sedih.
Jadi, kata sad, menjelaskan kondisi father.
Penjelasan: ayah yaitu kata benda. Bagaimana kondisi ayah? sedih.
Jadi, kata sad, menjelaskan kondisi father.
contoh yang sering kita ketahui:
I am happy (= aku bahagia = aku sedang bahagia)
He is sad (= ia sedih)
happy menjelaskan keadaan aku (I). Siapa yang happy? saya.
sad menjelaskan keadaan ia (he). Siapa yang sad? dia.
===
Nah, pada postingan verb sebagai adjective ini, akan kita pahami
bahwa adjective dapat terbentuk dari verb+ed dan verb+ing.
biasanya, kita menemui verb+ed dan verb+ing dalam pembahasan tenses.
Kali ini, kita akan menelusuri fungsi akhiran -ed dan -ing sebagai kata sifat.
contoh:
1. I'm interested in this book (= Saya tertarik dengan buku ini.)
2. This book is interesting (= buku ini menarik.)
contoh di atas menyampaikan kata kerja interest yang berakhiran -ed dan -ing.
contoh nomor 1 menjelaskan perasaan aku terhadap buku ini, yaitu aku tertarik (interested).
contoh nomor 2 menjelaskan keadaan buku, yaitu menarik (interesting).
contoh lain:
1. I'm confused = aku bingung.
2. This application is confusing = aplikasi ini membingungkan.
Kedua teladan di atas menyampaikan verb yang bermetamorfosis adjective. Yakni: confuse (=bingung).
contoh nomor 1 menjelasakan perasaan saya, yaitu aku bingung.
contoh nomor 2 menjelaskan keadaan aplikasi, yaitu membingungkan.
Demikian secara singkat pembahasan verb (kata kerja) yang berfungsi sebagai adjective (kata sifat) dengan cara menambahkan akhiran -ed dan –ing, semoga lebih jelas, silahkan simak youtube berikut:
Jika ada yang kurang jelas, monggo didiskusikan via comment J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar